Belajar dan Mengajarkan Al-Qur’an dengan Mudah

Assalamualaikum wr.wb
Tujuan utama tentang keutamaan al-qur’an yaitu untuk di pelajari dan untuk diajarkan , orang yang paling baik diantara kalian adalah seorang yang belajar al-qur’an dan mengajarkannya.
Menurut KEMENAG penduduk muslim di Indonesia makin bertambah banyak, khususnya yang masih belum faham tentang al qur’an, karena faktor statitisnya metodologi pembelajaran alqur’an.
Kita akan membahas tentang metode pembelajaran Al-qur’an dengan system Tilawati, Bahwasannya materi ini sudah dikaji saat kuliah tambahan, mata kuliah Studi Alqur’an dengan dosen Prof. Ali Aziz www.terapisholatbahagia.net Dan juga yang telah disampaikan oleh tim Tilawati dari www.nurulfalah.org Pondok Al-qur’an Nurul Falah Jl.ketintang timur PTT 5b/ sebelah UNESA SURABAYA , kali ini saya akan mengulas materi yang telah disampaikan kemarin.
Cara mengatasi / membuat hari kita bergerak untuk membaca alqur’an yaitu dengan cara memaksakan diri kita, “Tiada hari tanpa membaca al-qur’an “. Langsung saja kita membahas tentang cara mudah mempelajari tentang sistem Tilawati, yakni pertama adalah Lagu yang bagaimana telah dikatakan salah satu hadist bahwasannya al-qur’an harus dilagukan agar tidak bosan. Lagu yang digunakan adalah Ros , yang manfaatnya yakni untuk memudahkan setiap pokok pembahasan metode metode Tilawati, untuk latihan dasar lagu Ros yakni dengan contoh nada DATAR-NAIK-TURUN.
Selain kita belajar tentang pembacaan al-qur’an juga ada pembahasan tentang cara mengajarkan metode tilawati dengan mudah antara lain:
1.      Pendekatan klasikal baca simak
a)      Yaitu model cara duduk anak didik
b)      Desain tempat duduk yaitu melingkar
2.      Prinsip pembelajaran
a)      Langsung menyampaikan huruf hijaiyah
b)      Menggunakan lagu Ros
3.      Media belajar
Dengan alat peraga yakni dengan kertas yang bertuliskan huruf hijaiyah

            Selain tata cara ada juga alur saat proses pembelajaran berlangsung yakni sebagai berikut :
a)      Salam
b)      Menyapa santri/siswa
c)      Do’a pembuka (ta’awudz dan basmalah)
d)      Praga (klasikal: teknik sesuai pertemuan, 1 hal sebagai contoh
e)      Buku diawali klasikal T2 baca simak 2 putaran diakhiri klasikal T3 untuk pemantapan
f)       Presentasi kelancaran,(lanjut/ulang)
g)      Do’a penutup (hamdalah)
h)      Salam perpisahan

Itulah tadi sekilas tentang tata cara pembelajaran dan pengajaran metode tilawati, semoga bermanfat bagi pembaca. sekian Terimakasih
Wassalamualaikum wr.wb



Komentar

Posting Komentar